Home » Museum » Sejarah Museum Kota Tua Indonesia

Komentar Terbaru

    Slot Online

    Kalian dapat datang ke sebagian situs Slot Online untuk memastikan apakah mereka membuka daftar judi untuk dapat kalian jalankan untuk menjadi salah satu member mereka.

    Situs judi ini termasuk yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin melakukan login joker123 nantinya.

    Sejarah Museum Kota Tua Indonesia

    Sejarah Museum Kota Tua Indonesia – Jakarta merupakan sbobet88 mobile ibu kota negara yg indah bernama Indonesia dan sudah menjadi pusat pemerintahan selama beberapa dasa warsa. Selain menjadi pusat usaha dan pemerintahan, kota ini juga memiliki sejarah serta budaya yang indah .

    Misalnya terdapat yg namanya Kota Tua atau Kota Tua. seperti namanya, ia mempunyai banyak bangunan bersejarah, yg digunakan selama era kolonialisme.

    Faktanya Jakarta (Batavia) pernah disebut menjadi tempat yang strategis buat berdagang pada abad ke-16. ketika ini, situs tersebut menjadi tujuan favorit wisatawan buat nongkrong dan merasakan suasana kota tua.

    Sejarah Museum Kota Tua Indonesia

    Kantor Pusat Perusahaan Hindia Timur Belanda

    Pada tahun 1526, Fatahillah, yg dikirim oleh Kesultanan Demak, menyerbu pelabuhan Sunda Kelapa milik Pajajaran yang beragama Hindu, setelah itu ia menamainya Jayakarta. Kota ini hanya berukuran 15 hektar dan memiliki tata letak pelabuhan khas Jawa.

    Pada tahun 1619 VOC menghancurkan Jayakarta di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen. Setahun lalu VOC membentuk kota baru bernama “Batavia” yg diambil dari nama Batavieren, yang dianggap menjadi nenek moyang Belanda berasal jaman dahulu.

    Pengabaian

    Batavia usang menjadi populer di akhir abad ke-18, mungkin karena kanal-kanal dengan air yg hampir tergenang, bersama menggunakan iklim yg hangat dan lembab seringkali menyebabkan wabah penyakit tropis seperti malaria.

    Sebagai Ibu Kota Hindia Belanda

    Kota ini mempertahankan statusnya menjadi pusat administrasi Hindia Belanda ketika VOC menyerahkan kepemilikannya kepada raja Belanda di tahun 1800.

    Selama pemerintahan Gubernur Jenderal Daendels di tahun 1808, administrasi kota dan militer dipindahkan ke selatan ke Weltevreden, menggunakan sentra kota baru yg direncanakan pada sekitar Koningsplein dan Waterlooplein.

    Tetapi karena masalah keuangan, sebagian besar kota tua, temboknya, serta Kasteel Batavia dirobohkan buat bahan konstruksi buat membangun gedung pemerintahan serta sipil baru, seperti Istana Daendels (kini departemen Keuangan) serta Gedung Harmonie Society ( tandas) dan menjadi sejarah museum.

    Pasca Indonesia Merdeka

    Selesainya pengakuan kemerdekaan Indonesia di bulan Desember 1949, distrik bisnis dan perbankan Kota dipindahkan ke Thamrin dan Kebayoran Baru pada selatan, sehingga memungkinkan Kota buat lebih memburuk lagi selesainya menerima kembali sebagian asal kejayaannya yang hilang. tempat Perbankan pada daerah Kota benar-benar hilang pada tahun 1980-an.

    Restorasi dan Revitalisasi

    Rencana konkrit pertama revitalisasi Kota Tua ditandatangani di Desember 2004 oleh Kota Tua Jakarta-Kotaku serta Pemprov DKI. rencana revitalisasi dimulai pada tahun 2005. Taman Fatahillah Square direvitalisasi di tahun 2006.


    Leave a comment

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *